A+ A A-

 

  • Kategori Induk: ARTIKEL
  • Kategori: artis
  • Ditulis oleh adminsurabayawedding
  • Dilihat: 4170

Aida Saskia-Mahendra: Cinta Kilat Berujung ke Pelaminan

        Kalau sudah cinta memang tak perlu waktu lama untuk menuju pelaminan. Begitu pula yang dilakukan Aida Saskia dan Mahendra Pramadyo.  Meski terbilang cinta kilat, tapi keduanya mampu menunjukkan komitmen hingga ke pelaminan.

 

 

 

Mahendra Pramadyo. Kisah Cinta Super Kilat


Rabu, 5 Februari 2014 tentu menjadi momen paling istimewa dalam diri Aida Saskia. Betapa tidak, setelah beberapa kali gagal menjalin asmara, pedangdut bernama asli Ida Faridha itu akhirnya bisa melangsungkan pernikahan dengan lelaki pilihannya, Mahendra Pramadyo.
Meski pertemuan Aida dan Mahendra, terbilang singkat—hanya tiga bulan, namun Aida tetap selektif dan mempertimbangkan secara matang sebelum menerima pinangan sang kekasih. Itu dilakukan Aida semata karena belajar dari pengalaman-pengalaman menjalin asmara sebelumnya yang selalu gagal menuju pelaminan. “Belajar dari pengalaman, lebih baik dipastiin dulu, dipendam dulu, setelah pasti baru menikah," kata Aida saat fitting baju pengantin di Studio X-One, Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat sebagaimana dikutip dari okezone.com.

Aida mengakui meski proses pacaran yang dilakukan singkat, namun ia yakin bahwa sosok Mahendra adalah pilihan terbaik dan akan mampu membawa keluarga yang dibina bahagia. Keyakinan Aida itu makin membuncah setelah kedua orangtua mereka bertemu dan merestui hubungan mereka.

Aida menceritakan, pertemuannya dengan Rindra- (panggilan akrab Mahendra) bermula ketika ia putus dengan pacarnya. Dalam kondisi yang sedang galau, Rindra terus menemani Aida sebagai penyemangat sekaligus teman curhat. Lambat laun, karena sudah mulai ada perasaan suka, mereka pun menjalin pacaran. Tak lama, hanya berselang dua bulan, Rindra pun melamar Aida saat lebaran. Dua bulan kemudian, Rindra mengajak nikah.

Gayung pun bersambut. Perjalanan cinta berliku yang dialami Aida Saskia rupanya juga pernah dialami Rindra. Karena itu, Rindra yakin bahwa  perjodohan dirinya dengan Aida merupakan pertemuan yang insyaallah akan membawa berkah bagi mereka berdua.
"History cintaku juga enggak jauh beda sama Aida. Setelah yakin, dan diskusi dengan keluarga, aku dimudahkan jalannya. Pacarannya kilat, enggak cuman pesantren yang kilat ya," tutup dia, seraya bercanda.

Syahdu dalam Guyuran Hujan
Guyuran hujan yang sempat turun tatkala Aida Saskia dan Mahendra melangsungkan akad nikah tak membuat acara terganggu. Justru, guyuran hujan itu makin membuat acara akad nikah lebih khidmat dan syahdu. Aida dan Mahendra pun berharap hujan yang mengguyur itu membawa keberkahan bagi pernikahan mereka.

Sebelum prosesi akad nikah dan resepsi dilakukan, acara terlebih dahulu dimulai dengan tarian adat Sunda di depan rumah Aida Saskia. Prosesi tarian itu pun tak pelak membuat macet jalanan yang memang menjadi jalan utama masyarakat setempat setiap harinya.    
Mahendra Pramadyo tampil gagah dengan balutan jas hitam dan setelan kemeja putih dan celana panjang hitam. Sementara pengantin wanita terlihat makin cantik dalam balutan kebaya putih dan untaian bunga melati.

Setelah prosesi tarian adat Sunda usai, acarapun dilanjutkan dengan akad nikah. Meski mengaku nervous, Mahendra  mampu mengucapkan akad nikah dengan baik dan lancar. Dalam prosesi akad nikah itu, Mahendra member maskawin/mahar berupoa cincin berlian seberat 11,7 gram dan uang yang dibentuk meyerupai headphone senilainya Rp 522.014.

Mengenai pilihan uang yang dibentuk menyerupai headphone itu, Rindra, panggilan akrab Mahendra Pramadyo karena didasari kesukaan mereka berdua terhadap musik. "Kebetulan kita suka music, jadi inisiatif bikin uang mahar bentuknya headphone dengan total Rp 522.014 perak, sesuai hari pernikahan kita," ungkap Rindra.

Tunda Bulan Madu & Momongan
Aida dan Rindra, tak bisa langsung menikmati bulan muda sebagaimana yang lazim dilakukan para pasangan pengantin setelah resmi berstatus sebagai suami istri. Sebenarnya, Aida dan Rindra sudah berencana melakukan bulan madu ke luar negeri. Namun, karena Aida masih terikat kontrak pekerjaan yang harus diselesaikan, rencana bulan madu itupun harus ditunda. “Bulan madunya nanti setelah kontrak-kontrak pekerjaan saya selesaikan,” tutur Aida.

Selain menunda bulan madu, Aida juga terpaksa harus menunda memiliki momongan. Padahal, sebagai wanita, Aida sangat berkeinginan segera memiliki anak. Namun, karena masih dalam perawatan, niat itu terpaksa harus ditunda sampai bulan April nanti. Hal itu berdasarkan penjelasan dari dokter yang mengatakan bila Aidamasih harus menjalani perawatan. Dokter juga menyarankan agar dirinya tak hamil terlebih dahulu. "Inginnya sih cepat-cepat. Kebetulan kata dokter belum boleh hamil sampai bulan April 2014 karena aku masih ada perawatan dan harus suntik sekali lagi," ungkap Aida.

Kendati demikian, ia tak menolak jika Tuhan berkehendak lain. Ia akan tetap mensyukuri karunia itu. Bahkan Aida menganut prinsip banyak anak banyak rezeki. “Kalau rejeki nggak ada yang tahu (dapat momongan), kita syukuri saja. Banyak anak kan makin banyak rezeki, tapi sekarang ini dua anak cukup," pungkasnya.

Nuansa Putih & Hijau
Pedangdut Aida Saskia yang melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, Mahendra Pramadiyo pada 5 Februari lalu, memberi kesan tersendiri, terutama pada busana yang digunakan.  Untuk acara resepsi pernikahan, Aida memilih gaun putih yang menyapu lantai, sedangkan Mahendra mengenakan baju dan celana warna senda, putih yang dikombinasikan dengan motif warna perak pada lengan dan kerah baju.

Balutan gaun putih yang dikenakan Aida Saskia membuat penampilannya makin cantik dan anggun. Sementara Mahendra, juga terlihat gagah dengan busana yang dipakai. Untuk akad nikah, Aida dan Mahendra memilih busana bernuansa putih dan hijau. (sir/bbs)

You have no rights to post comments